Postingan

Menimbang watak atau karakter

Menimbang watak atau karakter  Menimbang watak atau karakter seseorang, tidak dapat dilakukan dengan menilai hanya perbuatan lahiriah yang dilakukan, namun harus memperhatikan saat seseorang melakukan pekerjaan-pekerjaan kecil sehari-hari karena pekerjaan-pekerjaan sederhana itulah yang dapat menunjukan karakter yang sesungguhnya. Orang yang sesungguhnya besar adalah dia yang selalu memperlihatkan sifat-sifat agung meski di tempat manapun dia berada. Karakter  bisa kita bentuk sejak dini, karena segala perbuatan yang dilakukan sekarang ini bisa mempengaruhi karakter. Karakter dapat membangkitkan atau menggerakkan kekuatan-kekuatan yang ada dalam diri seseorang. Orang  yang memiliki kemauan besar adalah “pekerja”  yang hebat. “Hanya dengan perbuatanlah seseorang   bisa memperoleh kesempurnaan,  karena itu hendaknyalah pekerjaan itu dilakukan untuk pemeliharaan dunia". Perbuatan-perbuatan yang dilakukan itu telah ditentukan. Tidak ada seorang pun a...

LIMA NILAI KESETIAAN

LIMA NILAI KESETIAAN MAHABARATA Satya Wacana setia atau jujur dalam berkata-kata, tidak berdusta, tidak mengucapkan kata-kata yang tidak sopan Satya Hredaya setia akan kata hati, berpendirian teguh dan tak terombang-ambing, dalam menegakkan kebenaran Satya Laksana setia dan jujur mengakui dan bertanggung jawab terhadap apa yang pernah diperbuat Satya Mitra setia kepada teman/sahabat. Satya Semaya setia kepada janji. nilai kesetiaan/satya sesungguhnya merupakan media penyucian pikiran

RIYADHOH SUNAN KALIJAGA

RIYADHOH   SUNAN KALIJAGA [1]   OLEH: S   U   T   E   J   A BADAN                   berlaku sopan santun, zakatnya gemar berbuat kebaikan. QALB                        rela dan sabar, zakatnya bersih dari prasangka buruk. NAFSU                    berhati ikhlas, zakatnya tabah menjalani cobaan dalam sengsara dan                                   mudah mengampuni kesalahan orang. RUH             ...

DZIKRULLAH

DZIKRULLAH [1] OLEH:  SUTEJA آداب الذكر [2] ·       الطهارة ·       صلاة ركعتين ·       جلوس متوركا متواضعا مستقبل القبلة ·       إستغفار ·       الدعآء ·       ثم يقول :   إلهي أنت مقصودي  ورضاك  مطلوبي x   3 ·       الوقوف القلبيّ [1] MATERI KETAREKATAN, RABU  13 FEBRUARI 2018 (22.00 -23.300 WIB) KANTOR NU CIREBON [2]   Dikir khofi (hati berucap  Allahu ..........  ) dilakukan dengan hifdz al-Anfas

POSISI MURID DIDALAM TAREKAT

[1]   POSISI MURID  DIDALAM TAREKAT OLEH: SUTEJA رابطة القلوب مقابلة قلب المريد بقلب شيخه واستمداد بركاته انتساب أخذ المصافحة والتلقين للذكر   ولبس الخرقة للتبرّك أو للنسبة أخذ رواية       : قرآءة كتبهم من غير تحليل أخذ دراية       : تحليل كتبهم لإدراك معناهم فقط أخذ تدريب وتهذيب وترقّ فى الخدمة. كان الإنتساب إلى شيخ إنما يحصل بالتلقين أو التعليم من الشيخ مرشد حسّيّ معنويّ : جسن التفقه قى الكتاب والسنة واجماع الأمة مع التيقّظ والإعتبار آداب المريد : اتباع الأمر إن ظهر له خلافه                          اجتناب النهي حفظ حرمته حاضرا وغائبا حيّا او ميّتا                القيام بحقوقه بلا تقصير عزل عقله وعلمه ورياسته إلا بما يوافق ذالك من شيخه معاملة الإخوان [1] MATERI...

ISLAM DI CIREBON

ISLAM DI CIREBON SUTEJA Hampir seluruh catatan sejarah, menurut Muhaimin, selalu menghubungkan Cirebon dengan perkembangan Islam di Jawa, khususnya di Jawa Barat. Lahirnya kerajaan Islam di abad 15-16 menunjukkan arti penting Islam di Cirebon pada awal perkembangan Islam. Pendiri kerajaan Islam di Cirebon, yaitu Sunan Gunung Djati (Syarif Hidayatullah) adalah salah satu tokoh Walisongo. [13]  Pada tahap awal itu, Cirebon adalah bagian yang tidak terpisahkan dari jaringan penyebaran Islam di Jawa. [14] G.F. Pijper, dalam tulisannya, menyatakan Cirebon adalah daerah pesantren, kyai-kyai mempunyai pengaruh di kalangan rakyat hingga sekarang. Kehidupan keagamaan masih bersifat tradisional. [15]  Di sini ulama aliran kolot mempunyai pengaruh besar di kalangan rakyat. Mereka itu guru-guru yang memberi pelajaran kepada para santri tentang ilmu fikih, ilmu tauhid atau ushuluddin, dan ilmu agama lainnya. Mereka adalah pemimpin agama yang sangat dihormati, disegani dan merupakan ...