KEPRIBADIAN
PEMBINAAN KEPRIBADIAN
SUTEJO IBNU PAKAR
Pembinaan
kepribadian bertugas mengembangkan
seluruh aspek kepribadian secara wajar dan imbang. Setiap aspek kepribadian diarahkan
kepada pertumbuhan dan perkembangan yang maksimal. Hal-hal yang berkenaan
dengan seluruh kebutuhan dasar menjadi perhatian dalam kerangka integralisasi
aspek-aspek kepribadian. Pendidikan harus lebih
terfokus pada usaha menanamkan
kekuatan, harga diri, sikap berani karena benar, sikap tidak menyerah pada
dominasi dan pemerasan (kedzoliman), serta sikap tidak menyerah pada kebatilan.
Pembinaan
kepribadian muslim Islam adalah pembinaan yang
komprehensif dan bertujuan membangun dan mengembangkan seluruh aspek kepribadian
secara wajar dan imbang (harmony). Setiap aspek kepribadian : jasmaniah, intelekttual,
moral, sosial, intuisi, emosi dan aspek ruhani diarahkan kepada pertumbuhan dan
perkembangan yang maksimal. Hal-hal yang berkenaan dengan seluruh kebutuhan
dasar fisik jasmani seperti makan, minum, pakaian dan tempat tinggal menjadi
perhatian khusus dalam kerangka integralisasi aspek-aspek kepribadian.
Pemenuhan
kebutuhan dasar aspek jasmani didasarkan kepada pertimbangan mendasar mengenai
keterkaitan dan keterpengaruhan (interdependensi) antara berbagai aspek kepribadian anak. Bahwa
pertumbuhan jasmani secara langsung mempengaruhi perkembangan intelektual,
emosional dan aspek psikologis. [1]